Wednesday, January 18, 2012

Tekstur Batuan Sedimen

Apa itu tekstur batuan? Apa bedanya dengan struktur?

Sederhananya, tekstur batuan itu sesuatu yang baru kelihatan kalau kita memperhatikan batuan dari
jarak dekat. Kamu punya segenggam batu aja, teksturnya udah bisa dideskripsikan. Sedangkan, struktur batuan justru terlihat jelas kalau kita mengambil langkah mundur dan memperhatikan batuan dari kejauhan. Sebongkah batu aja biasanya nggak bisa memperlihatkan struktur; harus ngelihat massa batuan langsung di lapangan! Termasuk struktur (batuan sedimen) di antaranya: bedding (perlapisan), laminasi (perlapisan tipis-tipis), cross-bedding (silang-siur) dsb.

Tekstur batuan sedimen punya unsur-unsur sbb:
Fragmen : butiran yang berukuran lebih besar daripada pasir
Matriks        : butiran yang berukuran lebih kecil dari fragmen, diendapkan bersama-sama dengan fragmen.
Semen       : material halus yang menjadi pengikat dan diendapkan setelah fragmen dan matrik. Semen umumnya berupa silika, kalsit, sulfat atau oksida besi.
Dan inilah tekstur batuan sedimen :

1. Ukuran butir
Dideskripsikan oleh Pak Wenworth sebagai berikut:
Nama Butir (Indonesia/English)
Ukuran Butir (mm)
Nama Batuan
Bongkah / Boulder
Brangkal / Cobble
Krakal /Pebble
Krikil / Granule
<256
64-256
4-64
2-4
Konglomerat jka butir membundar

Breksi jika butir runcing
Pasir sangat kasar / Very coarse sand
Pasir kasar / Coarse sand
Pasir sedang / Medium sand
Pasir halus / fine sand
Pasir sangat halus / very fine sand
1-2
1/2-1
1/4-1/2
1/8-1/4
1/16-1/8
Batu pasir
Lanau / Silt
Lempung / Clay
1/256-1/16
<1/256
Batulanau
Batulempung

2. Sortasi
Sortasi = derajat kesamaan ukuran butir dalam suatu batuan. Kalau butirnya ukurannya samaaaa semua, misalkan kecil-kecil semua kayak di batulempung… berarti sortasinya bagus. Sebaliknya, batuan yang punya berbagai ukuran butir dari gede, sedang, sampai halus banget, berarti sortasinya jelek abis.
Photobucket

3. Kebundaran (Roundness)
Yaitu seberapa bundar butir-butir batuan. Contoh familier adalah konglomerat yang butirnya bundar banget vs. breksi yang butirnya tajam-tajam.
Photobucket

4. Kemas (fabrik)
Kemas pada batuan sedimen antara lain: kontak antar butir, orientasi butir, dan packing.






















Sumber : http://www.kebumianzone.co.nr

Struktur Batuan Sedimen



Sederhananya, tekstur batuan itu sesuatu yang baru kelihatan kalau kita memperhatikan batuan dari
jarak dekat. Kamu punya segenggam batu aja, teksturnya udah bisa dideskripsikan (lihat posting tekstur batuan: sedimen ini). Sedangkan, struktur batuan justru terlihat jelas kalau kita mengambil langkah mundur dan memperhatikan batuan dari kejauhan. Sebongkah kecil batu aja biasanya nggak bisa memperlihatkan struktur; harus ngelihat massa batuan langsung di lapangan!

Termasuk struktur batuan sedimen di antaranya…..

1. Perlapisan/Bedding
Disebut juga emaknya batuan sedimen. Abis, kalau ada batu punya perlapisan, langsung bisa ketahuan kalau itu batuan sedimen! Ngomong-ngomong, kok bisa sih batuan berlapis-lapis kayak lapis legit?
Ehem, bidang perlapisan terbentuk jika terdapat suatu periode singkat di mana proses deposisi (pengendapan) menjadi sedikit sekali. Kata kuncinya di sini singkat, karena kalau terlalu lama, apalagi sampai terbentuk bidang erosi,  ini sudah menjadi ketidakselarasan atau unconformity. Oya, bidang perlapisan juga bisa terbentuk kalau ada perubahan lingkungan pengendapan.

2. Laminasi
Photobucket
Ini cucunya perlapisan… cuz laminasi adalah perlapisan yang tipiiiis banget, dari beberapa mili sampai 1 cm. Ini biasanya terbentuk kalau suplai sedimennya sangat sedikit. Contoh: endapan silika di dasar laut.

Convolute lamination:
Photobucket
laminasi yang tampak “terlipat” (pernah keluar di OSN 2008). Struktur convolute lamination ini muncul bukan karena perlipatan akibat gaya endogen loh, melainkan akibat pengaruh arus yang mengalir di sekitarnya atau akibat proses dewatering /liquefaksi (sedimen kehilangan kandungan air secara tiba-tiba akibat terkena gangguan). Kehilangan air yang tiba-tiba ini membuat sedimen kehilangan kekuatannya. Nah, gangguan tadi berupa stress (tekanan) yang disebabkan oleh berbagai macam hal, salah satunya yang sering terjadi ialah oleh gempa bumi.

Friday, January 6, 2012

Gempa Bumi


Apakah Gempa bumi itu ?
Gempa bumi adalah peristiwa bergetarnya bumi akibat pelepasan energi di dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi. Akumulasi energi penyebab terjadinya gempa bumi dihasilkan dari pergerakan lempeng-lempeng tektonik. Energi yang dihasilkan dipancarkan ke segala arah berupa gelombang gempa bumi sehingga efeknya dapat dirasakan sampai ke permukaan bumi.
Parameter Gempa bumi
  • Waktu terjadinya gempa bumi (Origin Time - OT)
  • Lokasi pusat gempa bumi (Episenter)
  • Kedalaman pusat gempa bumi (Depth)
  • Kekuatan gempa bumi (Magnitudo)
Karakteristik Gempa bumi
  • Berlangsung dalam waktu yang sangat singkat
  • Lokasi kejadian tertentu
  • Akibatnya dapat menimbulkan bencana
  • Berpotensi terulang lagi
  • Belum dapat diprediksi
  • Tidak dapat dicegah, tetapi akibat yang ditimbulkan dapat dikurangi
Mengapa Gempa bumi Terjadi ?